A B C D

My Stats

Wednesday, June 22, 2011

Alat Pengukur Jarak Tempuh

ini posting saya yang ke 2 di bulan ini, hehe.. biasa lah orang sibuk *sok :).
kali ini saya akan membahas mengnai alat pengukur jarak. sistem ini banyak digunakan di berbagai aplikasi. salah satunya adalah speedometer. beberapa informasi yang didapat yaitu :
1. jarak yang telah ditempuh
2. kecepatan.

Sensor
Sensor yang digunakan pada alat ini adalah photo dioda, dengan pronsip pemantulan cahaya antara permukaan hitam dan putih pada sebuah bidang yang di putar, maka sensor ini memberikan sinyal informasi.




rangkaian diatas adalah rangkaian dari sensor encoder yang banyak di jual di pasaran. 2 sinyal dari pin A dan B adalah sinyal output sensor, pada alat kali ini hanya akan digunakan satu pin input. karena fungsi lain penggunaan pin A dan B adalah untuk mendapatkan informasi arah putar.

secara mekanikal, penempatan sensor ada pada gambar di bawah ini.
w


output dari sensor ini adalah kombinasi pulsa On dan OFF saat photo dioda dihadapkan pada permukaan yang berbeda warna, yaitu hitam dan putih. jumlah pola hitam dan putih ini dapat diatur tergantung dengan kebutuhan pengguna, salah satu pertimbangannya adalah resolusi alat.
contoh :
keliling Roda = 30 inch
jumlah pola = 300
maka resolusi = 30 / 300 = 0.1 inch

artinya, pengukuran jarak terkecil yang dapat di baca oleh alat ini adalah 0,1 inch. jadi apabila roda berputar kurang dari 0.1 inch, maka jarak tidak dapat diukur.

gambar di bawah adalah output pulsa yang dihasilkan apabila roda diputar dengan kecepatan konstan. sinyal inilah yang akan dijadikan input ke mikrokontroler.


alat pendukung lain yang dibutuhkan :
1. LCD character 16*2
2. Sistem minimum
3. sensor

diagram interkoneksi ada pada gambar dibawah :



push button pada rangkaian diatas adalah push button simulasi yang mensimulasikan sinyal On Of dari encoder.

Pemrograman :

'======================Deklarasi Chip
$regfile = "m32def.dat"
$crystal = 12000000

'satu putaran ada 300 sinyal
'jarak 1 sinyal ke sinyal yang lain 0.1 inch
'satu keliling = 30 inch
'============================= konfigurasi Lcd
Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.4 , Db5 = Portc.5 , Db6 = Portc.6 , Db7 = Portc.7 , Rs = Portc.0 , E = Portc.1
Config Lcd = 16 * 2

'============================== konfigurasi input dan output
Config Portc = Output

'=============================== aktifasi interrupt
Config Int0 = Falling
Enable Int0
Enable Interrupts
On Int0 Hitung

Dim Jumlah_signal As Byte
Dim Jarak As Single
Cursor Off
Cursor Noblink
Cls

Jumlah_signal = 0

Do
Locate 1 , 1
Lcd "jarak Tempuh :"
Locate 2 , 1
Lcd Fusing(jarak , "#.##") ; " inch "
Waitms 10
Loop
End

'=================================== subroutine interrupt
Hitung:
Jumlah_signal = Jumlah_signal + 1
Jarak = 0.1 * Jumlah_signal
Return

ide pemrograman :
pin interrupt akan membaca sinyal input dengan mode falling artinya sinyal yang akan di baca adalah edge trigger positive atau sinyal transisi dari 1 ke 0.
jumlah sinyal yang masuk akan terus di baca dan dihitung.
setiap loop jumlah sinyal tersebut dikalikan dengan resolusi yaitu

jarak = jumlah sinyal yang terbaca * 0.1 inch

download full project disini



Continue reading...

Tuesday, June 21, 2011

Thermometer Digital 4 Units

posting saya kali ini adalah mengenai thermometer digital, banyak sensor / transduser yang dapat digunakan pada project kali ini, diantarnya, LM35, RTD, dll. pemilihan sensor suhu tersebut tergantung pada aplikasinya, beberapa pertibangannya adalah :

1. Range
2. Linearity
3. Resolusi
4. Kecepatan respon

gambar dibawah adalah rangkaian simulasi untuk menguji program. terdiri dari 1 unit ATMega 16, crystal 12MHz , LCD 16*2, 4 Push Button yang mewakili 4 satuan suhu yaitu : celcius, Kelvin, Reamur, Fahrenheit.



Potensiometer linear yang di pasang pada porta.0 adalah simulasi output dari pengondisi sinyal transducer. karena reference yang di gunakan adalah AVCC yang berarti nilai maksimum adalah +5V, maka nilai tegangan maksimum yang dapat dijadikan input porta.0 adalah 0 sampai +5V. porta.0 adalah port input untuk ADC (Analog to Digital Converter)

Coding untuk thermometer digital :

$regfile = "m16def.dat"
$crystal = 12000000

Config Porta = Input
Config Portc = Output

Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Avcc

Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.4 , Db5 = Portc.5 , Db6 = Portc.6 , Db7 = Portc.7 , E = Portc.0 , Rs = Portc.1
Config Lcd = 16 * 2

C Alias Pina.1
K Alias Pina.3
R Alias Pina.5
F Alias Pina.7

Dim Nilai As Integer
Dim Kode As Byte
Dim Suhu As Single

'kode 0 = celcius
'kode 1 = Kelvin
'Kode 2 = Reamur
'kode 3 = Fahrenheit


Cls
Cursor Off
Cursor Noblink

Start Adc
Do
Nilai = Getadc(0)
'asumsi nilai ADC 0-1023 ==> suhu dari 0-100 celcius
'nanti kalau kurang cocok diatur lagi gain nya,

Suhu = Nilai / 1023
Suhu = Suhu * 100

If Pina.1 = 0 Then
Kode = 0
Elseif Pina.3 = 0 Then
Kode = 1
Elseif Pina.5 = 0 Then
Kode = 2
Elseif Pina.7 = 0 Then
Kode = 3
End If

If Kode = 0 Then
Locate 1 , 1
Lcd "Celcius "
Locate 2 , 1
Lcd "Suhu = " ; Fusing(suhu , "#.##") ; "'C "
Waitms 10
Elseif Kode = 1 Then
Locate 1 , 1
Lcd "Kelvin "
Locate 2 , 1
Suhu = Suhu + 237.15
Lcd "Suhu = " ; Fusing(suhu , "#.##") ; "'K "
Waitms 10
Elseif Kode = 2 Then
Locate 1 , 1
Lcd "Reamur "
Locate 2 , 1
Suhu = Suhu * 0.8
Lcd "Suhu = " ; Fusing(suhu , "#.##") ; "'R "
Waitms 10
Elseif Kode = 3 Then
Locate 1 , 1
Lcd "Fahrenheit "
Locate 2 , 1
Suhu = Suhu * 1.8
Suhu = Suhu + 32
Lcd "Suhu = " ; Fusing(suhu , "#.##") ; "'F "
Waitms 10
End If
Loop
End

ide pemrograman :

dalam coding di atas, saya mengasumsikan bahwa nilai ADC 0 - 1023 mewakili pembacaan suhu dari 0 celcius - 100 celcius. maka rumus dasar menjadi

suhu = (nilai ADC (yang terbaca) / 1023) * 100

contoh :
nilai ADC yang terbaca 500
maka suhu yang terbaca adalah = 48.87 Celcius

semua pengukuran di ubah ke dalam satuan celcius,
setelah itu apabila ada push button yang di aktifkan (celcius,Kelvin,Reamur,Fahrenheit) maka kode satuan akan memiliki nilai sesuai dengan jenis satuan yang dipilih. pada pemrograman kali ini saya kodekan menjadi :

'kode 0 = celcius
'kode 1 = Kelvin
'Kode 2 = Reamur
'kode 3 = Fahrenheit

proses konversi satuan menggunakan rumus :

Celcius ==> Kelvin = Celcius + 237.15
Celcius ==> Reamur = Celcius * 0.8
Celcius ==> Fahrenheit = ( Celcius * 1.8 ) + 32

download project dan simulasi disini



Continue reading...

Wednesday, March 9, 2011

Alat Pengukur Tinggi Badan

Sensor ultrasonic banyak digunakan di berbagai perangkat pengukur jarak. sebagai contoh di dunia robotika sensor ini digunakan sebagai indra utama untuk navigasi robot. sebagai contoh tipe ultra sonic yang banyak digunakan adalah tipe SRF, dan PING
pada perinsipnya sensor jarak ultra sonic menggunakan prinsip kerja yang sama, yaitu pngirim sinyal dan penerima sinyal (transmitter and receiver). sensor ini bekerja pada frequency 40 Khz.

seperti yang telah di jelaskan bahwa sensor ultra sonic memiliki transmitter dan receiver. transmitter memancarkan gelombang suara dengan frekwensi 40KHz. gelombang tersebut akan mengarah pada sebuah objek di depan sensor dan kemudian di pantulkan kembali ke receiver.

Transmitter ultrasonic memancarkan gelombang suara setelah diinputkan firing pulse (pulsa trigger) dengan periode tertentu. berdasarkan datasheet, untuk sensor ultra sonic tipe SRF-04 dibutuhkan firing pulse dengan periode = 10us.

alat pengukur tinggi badan adalah salah satu alat yang pernah dirancang dan di realisasikan pembuatannya. ide dasar sistem kerja alat tersebut ada pada gambar dibawah:


sebagai contoh sensor di posisikan di atas kepala dengan ketinggian 200 cm / 2 meter. maka jarak yang akan terbaca (d) oleh sensor, merupakan nilai pengurang untuk mendapatkan tinggi badan:

tinggi badan = 200 cm - jarak terbaca (d).

Komponen yang digunakan untuk membuat alat ini :
Ultra Sonic SRF-04
LCD 16*2
Sistem Minimum ATMega 8535/16/32

Gambar dibawah adalah diagram Koneksi Alat pengukur tinggi badan.


download document (source code, DSN file dan Datasheet) disini
Continue reading...
 

Followers

Link Exchange

<a href="http://benfanyprojects.blogspot.com/" target="_blank">Benfany's project</a>